
Inspiration! Pada 17 Oktober 2026 kemarin, beberapa Dosen dari perguruan tinggi negeri Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadiri program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) yang diadakan SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja. Hadirnya beberapa Dosen dari ITB begitu menjadi sumber inspiratif bagi para siswa maupun guru.
Program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) ini telah dilaksanakan selama beberapa hari di SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja. Dengan memadukan fondasi pendidikan berbasis pesantren (Boarding School) sebagai bagian dari upaya penguatan akademis, sains, riset, serta pembinaan karakter jiwa kepemimpinan yang melibatkan para siswa, guru, dan tenaga pendidikan.
Fokus utama pelaksanaan Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) di SMAIT As-Syifa Wanareja sebagai persiapan menuju perguruan tinggi top dunia dan beasiswa, penguatan sains, riset dan muslim saintis, serta integrasi karakter leadership dalam boarding school.
Manfaat Program SUGT bagi Siswa

Program SUGT tentu memiliki banyak manfaat bagi para siswa. Sebagai akses informasi dalam peluang global yang dimana para siswa membuka jalan yang lebih luas untuk mengakses program pertukaran pelajar, beasiswa, dan mendaftar universitas dunia, juga sebagai portofolio di bidang akademik maupun non-akademik. Serta melatih kesiapan mental dan keahlian komunikasi para siswa.
Membangun Generasi Emas Melalui Materi yang disampaikan
Materi yang disampaikan secara offline ini mengarah ke praktik agar para siswa dapat memahami materi secara menyeluruh dan menambah skill dalam melakukan kegiatannya. Praktik yang dilakukan yaitu praktik RBL (Research-Based Learning). Dengan topik menangkap sensor sinar cahaya. Untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya biasanya paling sering menggunakan komponen elektronika LDR (Light Dependent Resistor) atau fotodioda.

Konsep dasar dari praktik ini adalah dengan memanfaatkan komponen semikonduktor, yang sifat resistansinya (hambatan) bisa berubah-ubah karena pengaruh cahaya. Singkatnya, ketika permukaan sensor terkena cahaya, maka nilai resistansi LDR menjadi sangat kecil. Sebaliknya, ketika permukaan sensor tidak terkena cahaya, maka nilai resistansi LDR nya menjadi sangat tinggi.
Inspiration RBL Material

Dari pematerian yang telah disampaikan, kita dapat menjadikan sebuah inspirasi untuk kehidupan sehari-hari. Salah satunya dari pancaran cahaya yang ditangkap oleh sensor sederhana yang sifatnya dasarnya berubah ketika disinari, yang kemudian menyimpan pesan mendalam tentang bagaimana kita menyikapi kehidupan sehari-hari. Dari sini kita harus terbiasa beradaptasi dengan lingkungan dan situasi yang sedang kita hadapi. Ketika kita berada di bawah cahaya, kemungkinan memiliki potensi dan kebaikan yang mengalir dengan lancar untuk memberi manfaat bagi sekitar.

Sebaliknya, ketika kita berada di bawah keadaan redup, ini menandakan masa-masa sulit yang datang tanpa diundang. Namun bukan berarti kita harus menyerah dan tidak berbuat apa-apa, justru ini sebagai nilai dan potensi kita terhadap kondisi sulit yang datang hanya sementara dan menguji diri kita. Kita harus tetap bersinar di tengah kegelapan yang melanda sekitar kita.
Penutup
Hadirnya para dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) di SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja menjadi sumber inspirasi bagi seluruh siswa maupun guru. Kehadiran dosen dari Universitas ternama di Indonesia ini juga memperkuat komitmen sekolah dengan pendidikan berbasis boarding school dengan metode penguatan akademis, riset, sains, dan integritas siswa serta guru.
Salah satu bentuk nyata dari program SUGT ini adalah melakukan praktik Research-Based Learning (RBL) mengenai sensor penangkap cahaya melalui Light Dependent Resistor (LDR). Dengan pematerian yang berfokus pada praktik, para siswa diajak untuk memahami secara mendalam mengenai hal ini. Tak hanya paham konsep, melainkan meningkatkan keterampilan teknis dan riset secara langsung.
Program SUGT di SMAIT As-Syifa Wanareja ini difokuskan kepada para siswa untuk menyiapkan berbagai hal upaya menembus perguruan tinggi top dunia serta meraih beasiswa global. Melalui program ini, siswa tak hanya membangun portofilio prestasi, tetapi juga dilatih baik dalam mental maupun soft skill yang wajib dimiliki di era digital saat ini. Harapannya dengan mengikuti program SUGT ini, para siswa mampu berkembang menjadi lebih baik dan membangkitkan semangat membara untuk mencapai universitas impian.



