Pertandingan Muhammadiyah Cup 2025
29 Desember 2025 – Atmosfer menegangkan menyelimuti murid SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja saat dimulainya Lomba Tapak Suci Muhammadiyah Cup pada tanggal 21 Desember 2025 yang dilaksanakan oleh SMP-SMA Muhammadiyah Subang. Terdapat tiga jenjang yang disediakan yaitu SD, SMP dan SMA dengan lawan seluruh sekolah yang berada di Kabupaten Subang sekaligus memperebutkan piala Juara Umum. Dan Sekolah SMAIT As-Syifa Wanareja meraih Juara umum di perlombaan Muhammadiyah Cup 2025 setelah usaha bersusah payah di dalam ruang olahraga.
Muhammadiyah Cup merupakan perlombaan Tapak Suci yang diselenggarakan oleh sekolah SMP-SMA Muhammadiyah sebagai bentuk ulang tahun sekolah Muhammadiyah Subang. Terdiri dari tiga jenjang yaitu SD, SMP, SMA dengan cakupan seluruh kabupaten Subang. Terdapat tiga Peraih Medali Umum yang di setiap jenjangnya. Terdapat satu gelanggang dan memanfaatkan beberapa ruang kelas sebagai tempat menginap murid sekaligus tempat mempersiapkan atletnya masing-masing
Namun Piala Juara Umum dan seluruh medali tidak didapat dengan begitu mudah, dibalik hasil gemilang terdapat energi, tenaga, waktu yang dikorbankan dalam meraih puluhan medali dan sebuah Piala Juara Umum. Hari-hari sebelum perlombaan, para murid dipaksa melakukan latihan rutin selama tujuh hari penuh siang dan malam dengan istirahat sesingkat mungkin
Di dalam ruang olahraga, para murid dididik secara intensif untuk melatih gerakan mereka dari sirip sampai tendangan harimau, oleh Ustaz Anies yang giat melatih di sela kesibukan sebagai seorang pengajar pendidikan Agama Islam. Di area perlombaan, para murid berlatih semakin keras, dipaksa berlari diatas aspal tanpa menggunakan alas kaki sejauh 500 meter untuk menguatkan stamina dan otot seluruh pemain, disamping latihan fisik cukup keras kadang-kadang disisipkan juga nilai-nilai moral oleh Ustaz anies, yang akhirnya membentuk para atlet bukan hanya dari fisik, tapi juga dengan rohani dan akhlak sekaligus sedikit motivasi dalam meraih kemenangan dalam Kejuaraan Muhammadiyah Cup
Setelah hari-hari penuh latihan intensif, akhirnya hari yang ditunggu pun tiba. Tanggal 21 Desember 2025 menjadi pembukaan Kejuaraan Muhammadiyah Cup 2025, seluruh usaha selama berhari-hari, siang malam dan latihan menendang berkali-kali akan ditunjukkan Di atas matras berwarna merah sembari bertatapan langsung dengan lawan. Empat juri pun memperhatikan langsung di satu permainan.
Dari bagan ke bagan terus berlanjut sampai pengumuman pemenang, para peserta menunggu pengumuman begitu tegang, akhirnya satu persatu nama disebutkan dipersilakan mengambil medali, perasaan puas para murid terlihat saat memegang medali hasil dari usaha kerasnya masing masing, dengan catatan seluruh murid SMAIT As-Syifa Wanareja berhasil meraih medali dengan perolehan: delapan Perunggu, lima Perak dan tujuh Emas, dengan daftar pemain:
Emas 🥇
Nazmifaiz Iftikhar Mahiratha
Fawwaz Al-Zahrowi
Harun Ar-Rasyid S.
Haykal Muzzaki
Cagar Bilal Nugraha Suhana
Rasyid Farras S.
Rasyid Ahmad Azizan
Perak 🥈
Muhammad Alfardh Aswandi
Faiz Muhammad Royyan
Dhimas Sulthan Ar-Rafy
Muhammad Izzat Akmal
Nafiz Taufiqurrahman
Perunggu 🥉
Fatih Mufadhal Firdaus
Ilham Dzulfikar Rahman
Azzam Fawwazul Kamal Isniawan
Abdullah Umar Hanif Suherman
Muhammad Ibnu Fairuz
Raffaldi Maulana Al-Faiq
Rigo Muhammad Fathin
Muhammad Dafi Elhaq Hidayatullah
“Alhamdulillah, Tapak Suci Muhammadiyah Cup ke-6 memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Pertandingan berlangsung dengan sportif dan penuh semangat persaudaraan. Kami bersyukur dan bangga karena alhamdulillah kembali dipercaya meraih Juara Umum 1 jenjang remaja untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Semoga ke depannya ajang ini terus berkembang dan melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang berakhlak mulia,” ucap Ustaz Anies yang merupakan pelatih Tapak Suci di As-Syifa Wanareja dalam sesi tanya jawab seputar Muhammadiyah Cup 2025.
Harapannya, setelah berhasil meraih Juara Umum di Kejuaraan Muhammadiyah Cup 2025, ini bisa menjadi inspirasi murid yang masih belum berhasil menggapai inspirasi agar dan juga menjadikan perlombaan Tapak Suci ini sebagai salah satu upaya melestarikan kebudayaan Indonesia yang lama kelamaan mulai tergerus oleh arus teknologi ditambah Keadaan tanah air yang penuh polemik sana-sini
.
Murid yang menempuh pendidikannya di SMAIT As-Syifa Wanareja, dan merupakan alumni dari SMPIT As-Syifa Wanareja yang berorganisasi di As-Syifa Digital Creative Divisi Jurnalistik