
6 September 2026 – Penerimaan Tamu Ambalan 2026 SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja, merupakan salah satu langkah awal menyambut siswa baru yang bertransisi dari pramuka penggalang ke tingkat pramuka penegak-periode 2026-2027, Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Palestina yang dilakukan selama setengah hari, mulai dari pukul satu lebih sampai dengan pukul empat sore.
Apa Itu PTA?
Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) adalah kegiatan resmi Gerakan Pramuka untuk menyambut
Siswa baru yang bertransisi dari Pramuka Penggalang ke Pramuka Penegak, Selain itu Kegiatan PTA juga ditujukan untuk mengenalkan lingkungan, membangun karakter serta melatih kekompakan antar peserta. Selama setengah hari ini, mereka diisi beberapa game yang membuat kekompakan, tawa semangat dan rasa bersaing berada di setiap peserta, menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal yang menyenangkan bagi mereka.
Pembukaan PTA 2026
Dimulai dengan pembukaan Yang dilakukan di lapangan sekolah, dengan Upacara Adat Pramuka penegak, yang terdiri dari pembacaan pancasila, pembacaan Kode Kehormatan (Tri satya dan Dasa Darma) yang dilanjut dengan sambutan dan pembukaan secara simbolik oleh Kepala Sekolah, murid-murid yang hadir disana menyaksikan kegiatan simbolisasi pembukaan Penerimaan Tamu Ambalan dengan rasa antusiasme tinggi.
Perjalanan Menuju Tempat Pelaksanaan PTA
Waktu menunjukkan pukul 13:15. Terdengar semangat para peserta untuk memulai perjalanan menuju lokasi PTA, setelah semua peserta berkumpul, seluruh peserta terdiri dari 15 Kelompok atau 3 Sanggah, Setiap sanggah satu persatu meninggalkan parkiran untuk memulai perjalanan. Bukan perjalanan biasa tanpa rintangan, karena di perjalanan terdapat berbagai pos dengan beberapa game yang dimana setiap sanggah diuji kekompakan dan pengetahuannya tentang pramuka.
Rintangan Dalam Perjalanan
Perjalanan yang dilakukan oleh para peserta tidaklah mudah, Mereka harus melewati berbagai pos dengan berbagai tantangan dan rintangan berbeda,
Di Pos Pertama para peserta diuji konsentrasinya dengan Peraturan Baris Berbaris(PBB) untuk melatih kedisiplinan, kekompakan dan karakter setiap peserta, kakak panitia pun memberikan instruksi kepada peserta, beberapa peserta mengikuti arahan kakak panitia dengan begitu fokus, namun tetap saja, kadang-kadang beberapa peserta tidak sengaja melakukan kesalahan, sehingga membuat mereka dihukum oleh kakak panitia berupa push up, namun hukuman itu justru bisa mencairkan suasana antar peserta, karena beberapa peserta ada yang tertawa menyaksikan temannya dihukum.
Dipos kedua para peserta diuji dengan pernyataan tentang pengetahuan bertahan hidup yaitu memasak, dengan bahan-bahan yang ditentukan, para peserta diminta untuk menjelaskan masakan apa yang bisa mereka buat dengan bahan-bahan tersebut, salah satunya adalah bagaimana cara memasak nasi secara manual tanpa harus menggunakan penanak nasi, beberapa peserta menjawab pertanyaan kakak panitia
Dipos ketiga dan keempat para peserta kembali dihadapkan dengan game yang mengandalkan kekompakan dan kerjasama antar
cara mainnya adalah para peserta dengan sangganya harus merangkul teman didepannya dan orang paling terakhir akan diikatkan oleh sebuah balon, para peserta antar tim harus saling memecahkan balon lawannya untuk memenangkan pertandingan, pertandingan pun dimulai dengan cepat para peserta langsung mengejar ekor tim lawannya, permainan berlangsung begitu intensif, namun tetap saja canda dan tawa membungkus di pos 3 tersebut
Sementara, di pos keempat para peserta diarahkan untuk menyiram tanaman di sekitar area jabal sulaiman, di pso keempat ini mereka diajarkan bahwa kerjasama itu bukan harus dari sekolah saja, nnamun juga dari alam, ini terbukti dari bagaimana para peser4ta bahu membahu untuk menyiram tanaman yang mungkin akan kering karena musim kemarau berkelanjutan.
di pos kelima dan keenam para peserta diajarkan agar memiliki rasa kepedulian antar sesama dan mensyukuri apa yang ada, dengan memberikan suatu makanan yang dimana seluruh anggota harus mendapatkannya entah bagaimana caranya. Secara tidak langsung dengan adanya game di setiap pos, Kakak-kakak Panitia mengajarkan berbagai ilmu yang membuat para peserta menjadi lebih matang untuk melanjutkan program PTA ini yang sebentar lagi menuju akhir.
Tujuan Akhir Pelaksanaan PTA
Langkah para peserta sudah mulai terdengar di tujuan akhir, yakni Lapangan Palestine, seluruh peserta dipersilahkan untuk istirahat sejenak dan melaksanakan salat Asar sebelum melanjutkan ke kegiatan selanjutnya, dan setelah para peserta menunaikan salat Asar, kakak panitia mulai menginstruksikan untuk melakukan kegiatan berikutnya, Yakni game terakhir sekaligus penutupan.
Penutupan PTA 2026
Tak terasa apa yang ditunggu oleh para peserta telah tiba, Upacara penutupan PTA 2026
dilaksanakan seusai salat Asar, para peserta Mendengarkan amanat yang disampaikan oleh Pembina Pramuka, Kak Wahab, kak Wahab menyampaikan seberapa pentingnya acara Penerimaan Tamu Ambalan ini untuk masa depan pribadi, angkatan, ataupun untuk keberlangsungan Dewan Ambalan, Penutupan yang menjadi tanda selesainya acara ini diikuti oleh para peserta dengan sangat hikmat.
Permainan Penutup
Suara hitungan dari kakak panitia mulai terdengar, para peserta berkumpul untuk melaksanakan Permainan penutup. Peserta dibagi menjadi dua Kubu yang akan bersaing untuk memenangkan permainan terakhir ini yaitu perang badar. Perang badar merupakan suatu permainan yang dimana para peserta diberikan sebuah plastik yang menjadi nyawa mereka, yang harus mereka lakukan adalah menjaga dan menghancurkan plastik milik Kubu lawan untuk memenangkan permainan. Permainan ini berlangsung begitu seru, setiap peserta terus menyerang secara agresif pemain lawan, bahkan kakak panitia pun ikut-ikutan menyerang menggunakan balon berisi untuk menambah keseruan acara.
Waktu menunjukkan pukul empat sore, para peserta Penerimaan tamu Ambalan sudah bersiap untuk kembali menuju ke asrama, dan mengakhiri kegiatan yang melelahkan sekaligus menyenangkan di Penerimaan Tamu Ambalan 2026, Dan menjadi langkah awal yang bagi mereka memasuki tingkat Pramuka Penegak.



