
31 Oktober 2026- Pada siang hari ini suasana senang dan penasaran menyelimuti kelas 12, karena adanya kegiatan motivasi karir yang berfungsi untuk menunjang kehidupan di masa depan. Pada pukul 13.00 WIB semua murid kelas menuju ke Aula Khadijah di SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja, yang dimana materi disampaikan oleh 2 orang tua murid kelas 12 yang mempunyai pengalaman dalam berkarir. Disana mereka membahas tentang faktor penghambat dan apa saja tipsnya.
Mengenal Kegiatan Motivasi Karir
Kegiatan Motivasi Karir merupakan kegiatan yang membantu para murid untuk merencanakan masa depan yang baik dan sesuai tujuan yang mereka inginkan. Kenapa kegiatan ini penting, karena untuk menunjang kehidupan di dunia luar dan masalah-masalah yang akan datang dalam proses karir, selain itu juga mereka juga dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang akan diberikan oleh para pemateri.
Motivasi Karir
Pada pukul 13.00 WIB dimulailah acara motivasi karir yang diselenggarakan oleh sekolah yang ditujukan ke kelas 12 agar masa depannya dalam berkarir bisa direncanakan dengan baik, sebelum acara dimulai para murid kelas 12 diberitahu apa saja yang harus dipersiapkan dan catat jika ada yang penting, diberi makanan juga agar lebih fokus memperhatikan materi yang disampaikan oleh pemateri.
Acara dimulai oleh MC yaitu ananda Muhammad Gilang Abdurrahman dengan membaca basmalah, lalu dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh ananda Muhammad Hajjid Al Abqory, setelah itu dilanjut dengan sambutan dari WKS Bina Prestasi yaitu Ustadz Hikmat Romdon, S.Ud. menyampaikan tentang aktivitas kita selain belajar di sekolah, “Kita disini bukan hanya tentang belajar, tapi juga dengan mengikuti ekskul, bimbel, dan kegiatan lain yang bisa membantu kita di masa depan.” Para murid yang mendengarkannya pun ikut setuju atas pernyataan yang dilontarkan oleh Ustadz Hikmat.
Materi didampingi oleh Ustadz Dwicki, pemateri pertama yang bernama Agah Dirgapatria Djajasudarma, S.T., M.M., MBA. yang merupakan orang tua dari Anargya Aghna Paramudya Djajasudarma, beliau mengenalkan dirinya, lalu memotivasi melalui cerita semasa menempuh pendidikan kuliah S1 di ITB yang mengambil ilmu rekayasa/teknik kelautan (engineering), lalu beliau melanjutkan S2 di ITB juga di bidang Magister Manajemen bisnis, lalu beliau berkata, “Ada yang menganggap masa depan itu penting dan ada juga yang menganggap masa depan itu hanya bahan obrolan.” Setelah itu beliau memberi saran jika ingin menempuh pendidikan yang dibutuhkan adalah teman yang bisa mendukung, berdoa kepada yang menciptakan, dan sisihkan waktu untuk berusaha.
Acara selanjutnya yaitu materi dari orang tua murid yaitu Noor Syaifudin, S.E., S.S.T., Ak., M.M., M.P.P., Ph.D. yang merupakan orang tua dari Muhammad Hajjid Al Abqory, beliau memperkenalkan diri, lalu mengawali motivasi dengan cerita bagaimana dia mengambil S1 lalu lanjut ke kedinasan STAN, dilanjut dengan mendapatkan Ak, yaitu gelar profesi Akuntan resmi yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia atau IAI, dan mengambil S2 Magister Manajemen di bidang manajemen bisnis atau keuangan, STIM LPIM, setelah itu beliau lanjut mengambil pendidikan S2 di Singapore bidang Master in Public Policy atau M.P.P., dan pada akhirnya beliau mengambil S3 di Western Sydney University, Australia bidang riset ekonomi dan mendapatkan gelar Ph.D.
Beliau juga mendapatkan gelar C.R.P. yang merupakan sertifikat resmi profesi manajemen tingkat utama, dan C.R.G.P. (Certified Risk Governance Professional) yang merupakan ahli tata kelola risiko terintegrasi, lalu ia juga menceritakan faktor apa saja yang menghambatnya dalam menempuh pendidikan salah satunya yaitu faktor keluarga yang dimana ia membawa keluarganya dalam pendidikannya menuju S3 yang dimana keluarga terhambat dalam berkomunikasi di Australia, namun ia juga sangat bersyukur bisa ke Australia meskipun terhambat dalam berkomunikasi tapi ia bersyukur anaknya jadi bisa berbahasa Inggris.
Selanjutnya acara sampai di sesi tanya jawab bagi murid yang ingin bertanya, salah satu murid yang bertanya adalah ananda Muhammad Gilang Abdurrahman yang bertanya tentang poin-poin sukses, “Apakah poin-poin sukses itu adalah ambisi, imajinasi, dan keberhasilan dalam suatu hal?” Dan beliau menjawab bahwa, “Ada dua orang, A dan B. Orang A melihat kedepan dan tidak melihat apa-apa, sedangkan orang B melihat kedepan ia melihat suatu titik dan itu adalah tujuan, tanpa tujuan kita tidak akan memiliki ambisi, imajinasi, dan keberhasilan dalam suatu hal.” Jadi kesimpulannya adalah ambisi, imajinasi, dan keberhasilan itu penting, namun ada yang lebih penting yaitu tujuan.
Giliran Bapak Agah Dirgapatria Djajasudarma, S.T., M.M., MBA. yang menjawab, beliau hanya menambahkan suatu hal, “Tentang integritas, itu seperti sifat Rasul yaitu jujur dan dapat dipercaya, tanpa integritas kita tidak bisa membuat orang percaya dan kompeten saja tidak cukup, maka dari itu kita butuh integritas.”
Harapannya para murid kelas 12 bisa mengambil pelajaran di kegiatan motivasi karir, maka setelah kegiatan ini semoga murid kelas 12 bisa merencanakan masa depan dengan lebih baik, dan sukses agar bisa membanggakan orang tua serta sekolah SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja.

